Langsung ke konten utama

[KAMUS 2021] Generasi Z dan Teknologi: Gen Z Mempengaruhi Masa Akan Datang

  ― article by Annisa Nur (X-9)



        Generasi Z merupakan generasi yang lahir dalam rentang tahun 1995 – 2010, sering disebut sebagai generasi peralihan dari generasi Y. Generasi Z disebut juga sebagai iGeneration atau generasi internet. Generasi Z membawa dampak bagi kehidupan, tidak terlepas dengan yang namanya teknologi membuat gen Z mahir tentang hal digital, sudah sangat tidak asing bagi gen Z pecandu teknologi apalagi dimasa pandemi ini semua dilakukan secara online.

        Menyukai hal yang instan, kehidupan yang sudah berkembang ini membuat generasi yang semakin maju bisa berdampak menjadi malas.  Namun hal ini  berdampak baik pula, lho, untuk menjadikan hidup yang praktis dan simpel dalam hal memecahkan masalah ataupun hal lainnya.

        Lebih sering menghabiskan waktunya untuk gadget, hal ini berdampak baik untuk kalangan remaja khususnya di situasi Covid-19 ini untuk kita aktif di media sosial. Namun, jika kita tidak mengontrol diri kita terhadap media sosial ini, justru bisa berdampak buruk. Mungkin ada sebagian orang berpendapat bahwa sosmed itu penipuan kehidupan yang berdampak pada psikis. Seperti melihat kehidupan orang yang lebih baik dari kita, mungkin ada sebagian orang bahagia, namun di satu sisi lain justru menjadi sebuah pembanding dengan dirinya sehingga menjadikan ia stres. Maka dari itu, media sosial  baik untuk kita kontrol secara bijak.

        Teknologi membuat banyak perubahan didalam hidup bisa saja kita mengidolakan seseorang baik itu artis lokal maupun luar negeri, sampai kapan kita berjumpa dengannya? Itu yang muncul dalam pikiran kita, berambisi menginginkan menjadi dia yang banyak dikenal atau kehidupan kita disetarakan dengan idola kalian seperti kebiasaan, hobi, perilaku, dll.

    Mempengaruhi kehidupan , dengan teknologi yang semakin pesat tentu pekerjaan sangat mempengaruhi kehidupan apalagi di masa pandemi ini banyak sekali orang – orang memanfaatkan gadget sebagai online shop, TikTokers, selebgram, dan YouTuber tidak menutup kemungkinan sebagai tambahan penghasilan dan bisa saja hal yang dia lakukan sekarang akan  terus ia lakukan sampai akhir.

        Kesimpulannya, teknologi begitu memengaruhi Gen Z dalam masa yang akan datang. Oleh sebab itu, penting untuk memberikan petunjuk di tengah canggihnya teknologi. Dampak bisa menjadi karakteristik dari Gen Z yang bisa membawa harapan positif. Namun, tidak menutup kemungkinan malah menjadi boomerang. Teknologi ibarat pisau bermata dua. Ia bisa positif dan negatif. Maka dari itu, gunakanlah teknologi sebaik mungkin agar membawa dampak  baik dalam kehidupan kalian.



Sumber referensi :

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Generasi_Z

https://www.simulasikredit.com/apa-itu-generasi-z/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

When Reality Hits Worse Than a Hangover: It’s Gen-Z’s Survival Guide!

Artikel oleh Naya Shakila XII-8 “When Reality Hits Worse Than a Hangover: It’s Gen-Z’s Survival Guide!”           Hi, Smansa-fellas! Kembali lagi bersama blog CIRRUS karya remaja-remaja unik SMANSA! Gimana nih kabar temen-temen semua pasca liburan sekolah? Ada yang baca ini sambil males-malesan masuk sekolah? atau… males ketemu temen baru sehabis naik kelas? Waktu liburan sudah usai, tapi rasanya... HADUUHHH. Mata kayak dilakban, air pagi serasa duri, maunya sih liat alam dan gedung tinggi, jalan-jalan sambil pakai baju cantik. Eh nyatanya, udah harus balik sekolah, bergelut dengan tugas yang… ADUH! gak ada habisnya. Nah, maka dari itu, Blog CIRRUS kali ini akan membahas mengenai.. “CARA MENGATASI POST-HOLIDAY SYNDROME DENGAN CARA YANG GEN Z CODED BANGET!”           Teman-teman pembaca, sebagai Gen-Z pasti udah akrab banget nih sama feeling ini. Tapi tenang, jangan sampe Post-Holiday Syndrome bikin kita stuck di “delulu” mode p...

[KAMUS 2021] Generasi Z dan Teknologi: Cyberbullying

 ― article by Artia Raisha (X-1) Hidup di era revolusi industri 4.0, menuntut kita sebagai anak muda untuk mahir dalam menggunakan teknologi. Namun, alangkah baiknya sebelum menggunakan teknologi kita dapat mengetahui etika dalam menggunakan teknologi tersebut, termasuk dalam penggunaan teknologi        digital. Kalian sudah pernah dengar cyberbullying? Cyberbullying adalah perundungan dengan menggunakan teknologi digital. Kejahatan seperti ini bermula dari perilaku merendahkan martabat dan mengintimidasi orang lain melalui media maya. Tindakan bullying seperti ini lebih berbahaya, karena dapat dilakukan siapa  saja, kapan saja, dan dimana saja. Bagaimana contoh dari cyberbullying ? Menyebarkan sesuatu yang bukan fakta atau meyebarkan hal memalukan tentang seseorang, mengirim pesan dengan kata-kata yang tidak pantas yang berdampak pada mental seseorang, atau membuat sebuah akun palsu dengan mengatasnamakan seseorang kemudian men...

Reset & Refresh : How to Start the New School Term with a Positive Mindset

Artikel oleh Ratu Sinta (CIRRUS 48)     Halo, sivitas SMANSA! Kembali lagi bersama blog CIRRUS, blog karya remaja-remaja penuh semangat dan cerita dari SMANSA! Gimana kabarnya nih teman-teman? Semoga selalu sehat dan semangat ya! Siapa di sini yang waktu liburan udah bilang dengan lantang, “Semester 2 aku harus semangat!” Tapi… pas masuk sekolah, liat kelas langsung ngantuk, liat kantin langsung pengen jajan, liat PR langsung pura-pura gak liat?      Iya, kita semua pasti relate banget! Liburan memang sudah lewat, tapi semangat buat semester baru tetap harus ada dong! Sekarang saatnya kita reset & refresh , menyambut semester dua dengan hati yang lebih ringan dan semangat yang baru. Yuk bareng-bareng kita mulai lagi dengan harapan segar, karena setiap tantangan di semester ini adalah kesempatan buat kita berkembang dan jadi lebih baik. Ayo, kita hadapi semuanya dengan pikiran positif! Bulan demi bulan udah kita lewati bareng, dan sekarang kita udah sampai d...