Langsung ke konten utama

It's Okay to Move at Your Own Pace


It's Okay to Move at Your Own Pace


Halo, teman-teman sivitas Smansa! Setelah beberapa lama beristirahat, blog unik milik CIRRUS dengan karya remaja-remaja unik Smansa kembali lagi, nih! Bagaimana kabarnya,teman-teman semua? Mungkin kebanyakan dari teman-teman sekarang, pasti lagi merasa lelah, capek, dan bahkan burn out karena Smansa lagi super hectic akhir-akhir ini. Dengan cuaca yang penuh teka-teki, semoga teman-teman bisa menjaga kesehatan dan terhindar dari penyakit, ya!

Ngomong-ngomong soal burn out, di masa remaja seperti kita ini, tentunya kita sering dihadapi dengan kesulitan-kesulitan; entah pelajaran atau akademis, atau bahkan organisasi! Kadang-kadang, jadwal padat yang rasanya sudah menjadi makanan sehari-hari membuat kita menjadi cepat jenuh dan lelah, yang berujung dengan kinerja kita yang menurun. 

Nah kalau teman-teman sivitas Smansa sudah merasakan tanda-tanda ini, bisa jadi teman-teman ternyata mengalami Burnout. Hm... Apa, sih, Burnout itu? Burnout itu adalah kondisi kelelahan fisik, mental, dan emosional yang ekstrim akibat stres kronis dan umumnya terjadi karena suatu tekanan yang dirasakan secara terus-menerus. Kondisi ini bakal bikin kita mengalami penurunan motivasi, produktivitas, dan muncul rasa selalu mau ‘menyerah’ sama pekerjaan kita.

Sayangnya, Burnout seringkali disepelekan dan dianggap bukan masalah besar, terutama pada remaja! Padahal, Burnout bukan sekedar capek biasa, melainkan keletihan total yang butuh penanganan. Kalau sudah berlarut-larut, Burnout bisa menyebabkan gangguan pada kesehatan psikis. Bahkan, orang-orang yang menderita burnout memiliki resiko 2,7 kali lebih tinggi terkena depresi. Burnout juga bisa menyebabkan gangguan pada kesehatan fisik, loh! Seperti kelelahan ekstrim, gangguan tidur atau insomnia dan nyeri fisik, hingga gangguan pada sistem tubuh hingga imunitas menurun. Hal-hal yang sering disepelekan ini, dapat berakibat fatal apabila tidak mendapatkan penanganan yang tepat!

Nah… salah satu penanganan yang bisa kita lakukan adalah menerapkan self improvement! Tapi, dalam hal ini, self improvement nggak harus langsung menambah dan meningkatkan target-target baru. Yang perlu teman-teman lakukan pertama kali itu, sesimpel mengenali batas diri dan memulihkan energi yang selama ini sudah terkuras. Self improvement yang baik dimulai dari menyadari bahwa kita lelah, bahwa kita butuh istirahat, and that’s totally fine! Memberi waktu untuk beristirahat, dan mengurangi tekanan adalah bentuk self improvement juga, loh!

Sometimes, Nggak apa-apa, kok kalau hari ini kamu nggak seproduktif biasanya. Nggak apa-apa kalau kamu butuh jeda. Teman-teman nggak perlu merasa ‘berat’ untuk istirahat. Semua orang punya ritmenya masing-masing! Kita nggak harus hidup dengan buru-buru untuk menentukan siapa yang sampai duluan. Teman-teman nggak tertinggal hanya karena prosesmu lebih lambat dari orang lain. Pelan-pelan, coba untuk lepas pressure dan tekanan yang teman-teman rasakan, and live your own life! Dengan begitu, rasa burnout yang teman-teman rasakan, perlahan-lahan akan berkurang.

Kalau teman-teman sudah merasa siap, baru deh, kita buka chapter dan lembaran baru dengan perasaan yang lebih ringan dan segar! Yang tentunya, tanpa tekanan, tanpapaksaan, dan tanpa terburu-buru! Kita coba melangkah dengan langkah kecil yang perlahanmembawa kita ke arah yang lebih baik, damai, dan ramah terhadap diri kita sendiri.


Semangat ya, teman-teman sivitas Smansa. Always remember to live your own life! So, it's okay to move at your own pace.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

When Reality Hits Worse Than a Hangover: It’s Gen-Z’s Survival Guide!

Artikel oleh Naya Shakila XII-8 “When Reality Hits Worse Than a Hangover: It’s Gen-Z’s Survival Guide!”           Hi, Smansa-fellas! Kembali lagi bersama blog CIRRUS karya remaja-remaja unik SMANSA! Gimana nih kabar temen-temen semua pasca liburan sekolah? Ada yang baca ini sambil males-malesan masuk sekolah? atau… males ketemu temen baru sehabis naik kelas? Waktu liburan sudah usai, tapi rasanya... HADUUHHH. Mata kayak dilakban, air pagi serasa duri, maunya sih liat alam dan gedung tinggi, jalan-jalan sambil pakai baju cantik. Eh nyatanya, udah harus balik sekolah, bergelut dengan tugas yang… ADUH! gak ada habisnya. Nah, maka dari itu, Blog CIRRUS kali ini akan membahas mengenai.. “CARA MENGATASI POST-HOLIDAY SYNDROME DENGAN CARA YANG GEN Z CODED BANGET!”           Teman-teman pembaca, sebagai Gen-Z pasti udah akrab banget nih sama feeling ini. Tapi tenang, jangan sampe Post-Holiday Syndrome bikin kita stuck di “delulu” mode p...

[KAMUS 2021] Generasi Z dan Teknologi: Cyberbullying

 ― article by Artia Raisha (X-1) Hidup di era revolusi industri 4.0, menuntut kita sebagai anak muda untuk mahir dalam menggunakan teknologi. Namun, alangkah baiknya sebelum menggunakan teknologi kita dapat mengetahui etika dalam menggunakan teknologi tersebut, termasuk dalam penggunaan teknologi        digital. Kalian sudah pernah dengar cyberbullying? Cyberbullying adalah perundungan dengan menggunakan teknologi digital. Kejahatan seperti ini bermula dari perilaku merendahkan martabat dan mengintimidasi orang lain melalui media maya. Tindakan bullying seperti ini lebih berbahaya, karena dapat dilakukan siapa  saja, kapan saja, dan dimana saja. Bagaimana contoh dari cyberbullying ? Menyebarkan sesuatu yang bukan fakta atau meyebarkan hal memalukan tentang seseorang, mengirim pesan dengan kata-kata yang tidak pantas yang berdampak pada mental seseorang, atau membuat sebuah akun palsu dengan mengatasnamakan seseorang kemudian men...

Reset & Refresh : How to Start the New School Term with a Positive Mindset

Artikel oleh Ratu Sinta (CIRRUS 48)     Halo, sivitas SMANSA! Kembali lagi bersama blog CIRRUS, blog karya remaja-remaja penuh semangat dan cerita dari SMANSA! Gimana kabarnya nih teman-teman? Semoga selalu sehat dan semangat ya! Siapa di sini yang waktu liburan udah bilang dengan lantang, “Semester 2 aku harus semangat!” Tapi… pas masuk sekolah, liat kelas langsung ngantuk, liat kantin langsung pengen jajan, liat PR langsung pura-pura gak liat?      Iya, kita semua pasti relate banget! Liburan memang sudah lewat, tapi semangat buat semester baru tetap harus ada dong! Sekarang saatnya kita reset & refresh , menyambut semester dua dengan hati yang lebih ringan dan semangat yang baru. Yuk bareng-bareng kita mulai lagi dengan harapan segar, karena setiap tantangan di semester ini adalah kesempatan buat kita berkembang dan jadi lebih baik. Ayo, kita hadapi semuanya dengan pikiran positif! Bulan demi bulan udah kita lewati bareng, dan sekarang kita udah sampai d...