Langsung ke konten utama

[KAMUS 2021] Generasi Z dan Teknologi: Apa Aja Sih Perbedaan Gen Z dengan Milenial?

 ― article by Tamara Allysa (X-1)



Apakah kalian tahu? Sampai saat ini istilah anak anak milenial masih sering dipakai untuk merujuk pada generasi remaja. Padahal remaja saat ini berasal dari Gen Z yang lahir antara rentang tahun 1995-2010. Sementara, generasi milenial atau gen Y merupakan mereka generasi yang lahir sebelumnya dari rentang waktu 1980 hingga 1994.

Generasi Milenial yang dianggap merujuk sebagai mereka yang masih remaja saat ini sudah memasuki fase dewasa yang mungkin sudah mengalami perubahan. Maka dari itu yang  perlu diingat dari sebuah generasi adalah tahun kelahirannya, bukan fase hidup mereka saat ini.

Generasi Z disebut juga sebagai iGeneration atau generasi internet. Generasi ini selalu terhubung dengan dunia maya dan dapat melakukan segala sesuatunya dengan menggunakan kecanggihan teknologi. Bahkan diusia gen z ini gadget sudah menjadi pegangan sejak kecil. Maka secara otomatis pengenalan teknologi dan dunia maya ini begitu berpengaruh pada perkembangan kehidupan dan kepribadian mereka. Dan bahkan banyak sekali sekarang yang mempunyai gadget sebelum usia mereka memasuki 12 tahun. Sedangkan untuk generasi milenial mungkin belum bisa memiliki handphone pada saat usia mereka 12 tahun.

Nah, perbedaan yang paling mencolok pada gen z dan milenial ini yaitu keberadaan teknologi. Milenial tumbuh menggunakan DVD player, komputer yang besar, ponsel dengan layar hitam putih. Sedangkan, generasi Z sudah memiliki akses penuh terhadap handphone, laptop, wifi, layanan aplikasi steaming, dan berbagai kemudahan teknologi yang lebih maju dibandingkan dengan generasi milenial.

Selain perbedaan diatas, ada juga perbedaan perilaku ekonomi gen z dan milenial. Generasi milenial dan generasi Z memiliki perbedaan tingkah laku dalam mengelola uang. Kedua generasi itu tentunya sama-sama peduli terhadap keuangan dan berinvestasi pada hal yang dapat meningkatkan karier mereka, seperti mengejar pendidikan.

Baik generasi milenial dan generasi Z dikenal untuk memperbaiki kebiasaan finansial dari generasi sebelumnya. Namun, milenial menggunakan uangnya untuk membeli produk atau layanan yang bisa memberikan pengalaman positif. Sementara, generasi Z lebih fokus untuk menabung dan membeli produk praktis. Jika kamu seorang marketing, kamu harus memperhatikan perilaku tersebut mengenai cara menggunakan uang.


Perbedaan yang ketiga yaitu penggunaan sosial media yang berbeda. Generasi milenial dan generasi Z, menyukai dan menggunakan sosial media. Namun, terdapat perbedaan dalam jenis media sosial yang digunakan. Generasi milenial, sebelumnya menggunakan Friendster atau Tumblr. Saat ini, milenial lebih menikmati platform sosial media seperti Facebook, Instagram, LinkedIn, dan Twitter. Sementara generasi Z, lebih banyak menggunakan media sosial berbasis video, seperti Instagram, YouTube, dan TikTok.



Sumber :

https://stiki-indonesia.ac.id/2021/02/11/karakter-generasi-z-si-mahir-teknologi-gemar- inovasi/

https://www.ekrut.com/media/ini-perbedaan-generasi-milenial-dan-generasi-z-dalam- dunia-kerja

Komentar

Postingan populer dari blog ini

When Reality Hits Worse Than a Hangover: It’s Gen-Z’s Survival Guide!

Artikel oleh Naya Shakila XII-8 “When Reality Hits Worse Than a Hangover: It’s Gen-Z’s Survival Guide!”           Hi, Smansa-fellas! Kembali lagi bersama blog CIRRUS karya remaja-remaja unik SMANSA! Gimana nih kabar temen-temen semua pasca liburan sekolah? Ada yang baca ini sambil males-malesan masuk sekolah? atau… males ketemu temen baru sehabis naik kelas? Waktu liburan sudah usai, tapi rasanya... HADUUHHH. Mata kayak dilakban, air pagi serasa duri, maunya sih liat alam dan gedung tinggi, jalan-jalan sambil pakai baju cantik. Eh nyatanya, udah harus balik sekolah, bergelut dengan tugas yang… ADUH! gak ada habisnya. Nah, maka dari itu, Blog CIRRUS kali ini akan membahas mengenai.. “CARA MENGATASI POST-HOLIDAY SYNDROME DENGAN CARA YANG GEN Z CODED BANGET!”           Teman-teman pembaca, sebagai Gen-Z pasti udah akrab banget nih sama feeling ini. Tapi tenang, jangan sampe Post-Holiday Syndrome bikin kita stuck di “delulu” mode p...

It's Okay to Move at Your Own Pace

It's Okay to Move at Your Own Pace Halo, teman-teman sivitas Smansa! Setelah beberapa lama beristirahat, blog unik milik CIRRUS dengan karya remaja-remaja unik Smansa kembali lagi, nih! Bagaimana kabarnya,teman-teman semua? Mungkin kebanyakan dari teman-teman sekarang, pasti lagi merasa lelah, capek, dan bahkan burn out karena Smansa lagi super hectic akhir-akhir ini. Dengan cuaca yang penuh teka-teki, semoga teman-teman bisa menjaga kesehatan dan terhindar dari penyakit, ya! Ngomong-ngomong soal burn out, di masa remaja seperti kita ini, tentunya kita sering dihadapi dengan kesulitan-kesulitan; entah pelajaran atau akademis, atau bahkan organisasi! Kadang-kadang, jadwal padat yang rasanya sudah menjadi makanan sehari-hari membuat kita menjadi cepat jenuh dan lelah, yang berujung dengan kinerja kita yang menurun.  Nah kalau teman-teman sivitas Smansa sudah merasakan tanda-tanda ini, bisa jadi teman-teman ternyata mengalami Burnout . Hm... Apa, sih, Burnout itu? Burnout itu adalah...

Reset & Refresh : How to Start the New School Term with a Positive Mindset

Artikel oleh Ratu Sinta (CIRRUS 48)     Halo, sivitas SMANSA! Kembali lagi bersama blog CIRRUS, blog karya remaja-remaja penuh semangat dan cerita dari SMANSA! Gimana kabarnya nih teman-teman? Semoga selalu sehat dan semangat ya! Siapa di sini yang waktu liburan udah bilang dengan lantang, “Semester 2 aku harus semangat!” Tapi… pas masuk sekolah, liat kelas langsung ngantuk, liat kantin langsung pengen jajan, liat PR langsung pura-pura gak liat?      Iya, kita semua pasti relate banget! Liburan memang sudah lewat, tapi semangat buat semester baru tetap harus ada dong! Sekarang saatnya kita reset & refresh , menyambut semester dua dengan hati yang lebih ringan dan semangat yang baru. Yuk bareng-bareng kita mulai lagi dengan harapan segar, karena setiap tantangan di semester ini adalah kesempatan buat kita berkembang dan jadi lebih baik. Ayo, kita hadapi semuanya dengan pikiran positif! Bulan demi bulan udah kita lewati bareng, dan sekarang kita udah sampai d...