Langsung ke konten utama

Siswa SMA Berprestasi dalam Kompetisi Matematika


Azfa Radhiyya Hakim yang akrab dikenal dengan sebutan Radhi yang masih duduk di bangku kelas XI IPA, SMAN 1 Depok ini telah berhasil menorehkan banyak prestasi akademik terutama pada bidang matematika. Salah satu prestasi yang ia raih adalah perlombaan tingkat nasional KMNR (Kompetisi Matematika Nalaria Realistik) yang diselenggarakan oleh salah satu lembaga/instansi pemberdayaan nirlaba pendidikan bernama KPM (Klinik Pendidikan MIPA). Pun hebatnya lagi, Radhi bisa memperoleh medali emas selama 2 kali berturut-turut ditahun 2020 dan 2021, lebih tepatnya ia berada pada peringkat 2-3 dari ratusan finalis yang berhasil.

Semasa pandemi berlangsung ini banyak anak - anak remaja yang memilih menghabiskan waktunya di rumah untuk hal-hal yang dapat menghibur. Begitu juga dengan Radhi, karena ia merasa dengan berlatih matematika pun dapat menghibur dirinya dan tetap produktif dimasa pandemi. Maka, Radhi memutuskan untuk lebih dapat memanfaatkan waktunya pada kegiatan produktif dan positif tersebut. Salah satunya mendalami ilmu matematika dan mempersiapkan diri pada setiap kesempatan dalam berbagai lomba yang ada.

Radhi mengaku tidak memiliki cara-cara khusus dalam persiapannya, hanya saja ia menjalani aktivitas pembelajaran untuk perlombaan di luar jam sekolah. Mungkin berawal dari keinginannya yang kuat inilah Radhi semakin penasaran dan ingin terus mendalami ilmu yang kebanyakan orang beranggapan cukup rumit untuk dipelajari maupun dipahami. "Menang atau kalah tidak perlu terlalu dipikirkan, yang terpenting adalah kita yang harus bisa berusaha sebaiknya-baiknya" Ujarnya.

Pandemi bukanlah alasan bagi kita untuk tidak bisa terus produktif dan berprestasi. Karena bangsa kita masih perlu meningkatkan kualitas generasinya untuk menjadi generasi cerdas sekaligus bangsa yang hebat, sebagai bentuk kontribusi nyata kita para penerus bangsa di era yang terus berkembang ini.



Ditulis oleh : Martinus Hansel, XI IPS 3

Komentar

Postingan populer dari blog ini

When Reality Hits Worse Than a Hangover: It’s Gen-Z’s Survival Guide!

Artikel oleh Naya Shakila XII-8 “When Reality Hits Worse Than a Hangover: It’s Gen-Z’s Survival Guide!”           Hi, Smansa-fellas! Kembali lagi bersama blog CIRRUS karya remaja-remaja unik SMANSA! Gimana nih kabar temen-temen semua pasca liburan sekolah? Ada yang baca ini sambil males-malesan masuk sekolah? atau… males ketemu temen baru sehabis naik kelas? Waktu liburan sudah usai, tapi rasanya... HADUUHHH. Mata kayak dilakban, air pagi serasa duri, maunya sih liat alam dan gedung tinggi, jalan-jalan sambil pakai baju cantik. Eh nyatanya, udah harus balik sekolah, bergelut dengan tugas yang… ADUH! gak ada habisnya. Nah, maka dari itu, Blog CIRRUS kali ini akan membahas mengenai.. “CARA MENGATASI POST-HOLIDAY SYNDROME DENGAN CARA YANG GEN Z CODED BANGET!”           Teman-teman pembaca, sebagai Gen-Z pasti udah akrab banget nih sama feeling ini. Tapi tenang, jangan sampe Post-Holiday Syndrome bikin kita stuck di “delulu” mode p...

It's Okay to Move at Your Own Pace

It's Okay to Move at Your Own Pace Halo, teman-teman sivitas Smansa! Setelah beberapa lama beristirahat, blog unik milik CIRRUS dengan karya remaja-remaja unik Smansa kembali lagi, nih! Bagaimana kabarnya,teman-teman semua? Mungkin kebanyakan dari teman-teman sekarang, pasti lagi merasa lelah, capek, dan bahkan burn out karena Smansa lagi super hectic akhir-akhir ini. Dengan cuaca yang penuh teka-teki, semoga teman-teman bisa menjaga kesehatan dan terhindar dari penyakit, ya! Ngomong-ngomong soal burn out, di masa remaja seperti kita ini, tentunya kita sering dihadapi dengan kesulitan-kesulitan; entah pelajaran atau akademis, atau bahkan organisasi! Kadang-kadang, jadwal padat yang rasanya sudah menjadi makanan sehari-hari membuat kita menjadi cepat jenuh dan lelah, yang berujung dengan kinerja kita yang menurun.  Nah kalau teman-teman sivitas Smansa sudah merasakan tanda-tanda ini, bisa jadi teman-teman ternyata mengalami Burnout . Hm... Apa, sih, Burnout itu? Burnout itu adalah...

[KAMUS 2021] Generasi Z dan Teknologi: Cyberbullying

 ― article by Artia Raisha (X-1) Hidup di era revolusi industri 4.0, menuntut kita sebagai anak muda untuk mahir dalam menggunakan teknologi. Namun, alangkah baiknya sebelum menggunakan teknologi kita dapat mengetahui etika dalam menggunakan teknologi tersebut, termasuk dalam penggunaan teknologi        digital. Kalian sudah pernah dengar cyberbullying? Cyberbullying adalah perundungan dengan menggunakan teknologi digital. Kejahatan seperti ini bermula dari perilaku merendahkan martabat dan mengintimidasi orang lain melalui media maya. Tindakan bullying seperti ini lebih berbahaya, karena dapat dilakukan siapa  saja, kapan saja, dan dimana saja. Bagaimana contoh dari cyberbullying ? Menyebarkan sesuatu yang bukan fakta atau meyebarkan hal memalukan tentang seseorang, mengirim pesan dengan kata-kata yang tidak pantas yang berdampak pada mental seseorang, atau membuat sebuah akun palsu dengan mengatasnamakan seseorang kemudian men...